Saradan

Tiap orang mempunyai SARADAN (b Jawa), yaitu suatu naluri berinteraksi dalam hubungannya dengan kesukaan. Ada banyak sekali saradan, di antaranya adalah

1. Saradan yang suka memalukan orang lain di depan umum. Entah di manapun berada, dia selalu ingin menjatuhkan “martabat” orang lain. Misalnya di meeting, di tempat disku…si, di milis, bahkan di forum ngobrol sekalipun.

2. Ada juga yang mempunyai saradan WATON SULAYA, yang penting berbeda, semua ide orang lain dimusuhi. Walaupun yang diungkapkan orang lain itu benar, tapi dia selalu selalu mencari celah agar bertentangan.

3. Sedikit berbeda dengan waton sulaya, ada juga saradan yang suka mendebat. Apapun yang dinyatakan orang lain selalu didebatnya sampai dia yakin betul terhadap bukti-bukti yang didebatnya. Dulu ada teman kos yang punya saradan ini, kalau dilayani bisa semalaman. Dia tidak takut berhadapan dengan beberapa orang sekaligus…. Sering kita yang “waras” mengalah agar bisa tidur.

4. Pernahkah mempunyai teman yang selalu merendah, merasa tidak pantas disejajarkan dengan teman-temannya, dan selalu menolak untuk menjadi pucuk pimpinan? Walaupun secara otak encer sekalipun, tapi dia selalu merasa rendah diri. Inilah saradan seseorang yang suka merendah-rendah.

5. Kebalikan dari merendah-rendah adalah saradan yang suka menyombongkan diri. Di setiap tema ngobrol dengan teman-temannya dia selalu berusaha menarik pembicaraan ke arah dirinya, begitu ada kesempatan maka diumbarlah cerita tentang dirinya yang ini dan yang itu. Kalau ketemu orang dengan saradan ini, bombonglah dia, mak…a akan semakin berkibar ceritanya.

6. Sedikit berbeda dengan menyombongkan diri. Mungkin karena tidak ada yang bisa disombongkan (smile) maka dia mengagung-agungkan orang lain. “iya seperti pakdeku / temanku / anaknya temanku / temannya temanku / guruku / dst” adalah kata-kata yang sering dilontarkan. Setiap ada pembicaraan dia akan menariknya ke arah pembicaraan orang-orang yang diagungkannya.

7. Banyak orang yang menuntut kesamaan dalam “keberhasilan”. Bagaimana jika dia iri terhadap keberhasilan orang lain, di lain pihak dia tidak dapat “berprestasi”? Maka agar prestasi orang lain tidak kelihatan menjauh dengan si dia, jalan pintasnya adalah menyebarluaskan borok orang tersebut. Dengan begitu dia berharap dap…at mengurangi nilai prestasi orang lain. Kita agak repot menghadapi orang dengan saradan ini ya.

8. Mungkin kita telah membuat salah di masa lalu. Tapi si dia dalam setiap kesempatan selalu mengungkit-ungkit kesalahan kita, yang sudah berlalu bahkan amat sangat lampau. Kalau hanya sekali dua kali tidak apa-apa ya, tapi kalau dilakukan berkali-kali setiap ada kesempatan, akan membuat kita jengkel ya. Kalau yang diungkit itu hal yang baik tidak apa-apa sih he he he.

9. Selain saradan yang suka mengungkit-ungkit masalah di masa lalu, ada juga saradan yang suka NGRUMPI. Di tempat manapun ini banyak kita temukan, mulai dari lingkungan kampus, kafe, warung kopi, bahkan di forum mbok-mbok yang di desa disebut dengan “petan” pun sering kita temukan. Bahan rumpiannyapun beragam, mulai dari …soal politik, tetangga, cowok, cewek, sampai harga cabe rawit pun bisa menjadi topik yang menarik.

10. Apakah anda merasa menjadi orang yang paling pintar sampai-sampai menganggap orang-orang di sekitar anda semuanya bodoh? Ada saradan yang suka menganggap orang lain itu bodoh. Dia merasa paling tahu atas semua tema dalam setiap pembicaraan. Pada setiap forum, dia selalu meremehkan orang lain baik dalam sikap maupun ucapan. Apakah kita punya saradan ini?

11. Ada orang yang kalau berkomunikasi selalu berkata yang manis-manis, menyanjung, merayu, dan sebagainya. Kalau dia seorang yang berpendidikan maka rayuannya akan memabukkan. Mungkin begitulah saradan yang suka menjilat. Suatu saat saradan ini diperlukan mungkin untuk merayu cewek, minta uang ke orang tua, atau ber-ABS k…e atasan he he he, …tapi kalau keseringan takut dicap sebagai penjilat.

Roni

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.